Dalam langkah yang ditafsirkan banyak pengamat sebagai upaya de-eskalasi, Angkatan Laut Amerika Serikat diketahui telah memerintahkan Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan gugus tugasnya untuk meninggalkan posisinya di Laut Arab. Kapal-kapal perang tersebut dilaporkan telah bergerak “minggir dan kabur” ke wilayah yang lebih aman di Samudra Hindia. Pergerakan ini terjadi setelah Angkatan Laut dan Garda Revolusi Republik Islam Iran (IRGC) melakukan serangkaian latihan Militer perang besar-besaran yang melibatkan uji tembak rudal anti-kapal ,Torpedo dan Drone Shahed serta latihan penyergapan kapal induk.
Langkah mundur AS ini membuat para pemuja Donald trump di barat dan kelompok zionis internasional Langsung Patah hati,Kecewa sekaligus frustasi dan ketakutan, Ini adalah bukti bahwa gertakan Donald Trump dan Netanyahu gagal total menekan Iran dimana Teknologi persenjataan Iran makin canggih dan mematikan.
para analis militer melihat lebih dalam. Mereka menyoroti konten latihan Iran yang secara gamblang mensimulasikan serangan terhadap kapal induk musuh dengan menggunakan rudal jelajah canggih dan drone kamikaze. Doktrin asimetris Iran dirancang khusus untuk membuat perairan sempit seperti Teluk Persia dan Laut Arab menjadi “zona pembunuhan” yang terlalu berisiko bagi aset besar seperti kapal induk AS.
Militer AS sepertinya ingin menyelamatkan diri daripada Tenggelam dihantam Rudal Hypersonic dan Drone Iran yg mematikan itu. Muka Donal trump ,Netanyahu dan para Pemujanya kini sobek Malu.